The Room 19: Book Café di Bandung Buat Kamu yang Suka Baca dan Slow Living 

book cafe bandung

Kalau nongkrong di café buat kamu nggak harus selalu ngobrol, kerja, atau scroll TikTok, The Room 19 mungkin bakal jadi tempat yang kamu suka.

Berlokasi di kawasan Dipatiukur, The Room 19 adalah sebuah reading space di lantai dua ruko yang dipenuhi koleksi buku dari berbagai genre dan bahasa. Konsepnya lebih mirip tempat buat baca, belajar, main, dan menikmati waktu sendiri daripada coffee shop biasa.

Dan bagian terbaiknya? Dengan Rp35.000, kamu sudah bisa menikmati satu sesi sekaligus mendapatkan tea.

Datang, Lepas Sepatu, Lalu Cari Buku Favorit

Begitu masuk, ada satu aturan kecil yang langsung bikin suasananya terasa lebih homey: sepatu ditaruh di depan dan diganti dengan slippers.

Setelah itu, tinggal cari spot dan pilih buku yang mau dibaca.

Koleksi The Room 19 cukup beragam, mulai dari buku lokal sampai buku internasional dengan berbagai genre. Jadi mau cari bacaan ringan, buku untuk menambah wawasan, atau sekadar ingin random browsing rak buku, pilihannya cukup banyak.

Yang menarik, buku-buku yang sudah selesai dibaca nggak perlu dikembalikan sendiri ke rak. Cukup taruh di trolley yang sudah disediakan.

Simple, tapi penting supaya susunan buku di rak tetap rapi dan nggak berantakan.

Biaya Terjangkau untuk Empat Jam yang Tenang

The Room 19 menerapkan sistem sesi. Dalam satu hari tersedia tiga sesi, dengan durasi maksimal empat jam per sesi.

Dengan biaya sekitar Rp35.000, kamu sudah mendapatkan akses untuk satu sesi sekaligus tea. Jadi kalau memang niatnya mau menghabiskan waktu untuk baca atau mengerjakan sesuatu, empat jam sebenarnya cukup generous.

Ditambah lagi, tersedia free Wi-Fi.

Dan menurut pengalaman kami, Wi-Fi-nya bukan tipe “free” yang cuma bagus di tulisan. Kencang banget.

Buat WFC, ini jelas jadi nilai plus yang cukup besar.

Nggak Cuma Buat Bookworms

Walaupun buku menjadi daya tarik utama, The Room 19 sebenarnya punya beberapa aktivitas lain yang bisa dilakukan.

Ada board game yang bisa dimainkan bareng teman, plus art supplies buat kamu yang lebih suka menggambar, journaling, atau sekadar melakukan aktivitas kreatif.

Jadi kalau datang bareng teman dan nggak semuanya suka baca, tetap ada sesuatu yang bisa dilakukan.

Konsepnya memang terasa seperti tempat untuk slow down. Nggak harus produktif setiap menit, nggak harus terus ngobrol, dan nggak harus punya agenda khusus.

Kadang cukup pilih buku, duduk nyaman, minum tea, lalu hilang sebentar dari dunia luar.

Mau Baca Bukunya di Rumah? Bisa!

The Room 19 juga menyediakan layanan peminjaman buku.

Untuk buku lokal, biaya peminjamannya sekitar Rp10.000, sedangkan buku internasional sekitar Rp20.000 per minggu. Ada juga denda keterlambatan sekitar Rp5.000 per hari.

Jadi kalau ada buku yang ternyata terlalu menarik untuk diselesaikan dalam satu sesi, kamu punya opsi untuk membawanya pulang dan melanjutkan bacaan di rumah.

Selain itu, ada beberapa camilan seperti scone dan cookies yang bisa menemani sesi membaca.

Nggak perlu menu yang terlalu complicated. Camilan ringan + buku + tea sudah cukup untuk bikin suasana jadi nyaman.

Cocok Buat WFC, Me-Time, atau Hangout yang Nggak Berisik

The Room 19 terasa cocok buat kamu yang sedang mencari alternatif dari café yang biasanya penuh suara obrolan dan musik.

Mau datang sendiri untuk membaca? Bisa.
Mau WFC dengan Wi-Fi yang kencang? Bisa.
Mau datang bareng teman untuk main board game? Bisa juga.

Atau cuma ingin menghabiskan beberapa jam tanpa melakukan sesuatu yang terlalu serius? Justru itu salah satu daya tariknya.

The Room 19 bukan tempat yang mengharuskan kamu untuk sibuk. Kamu cukup datang, pilih aktivitas yang kamu suka, dan menikmati waktumu sendiri.

Buat para book lovers, stationery lovers, atau siapa pun yang lagi butuh tempat buat touch grass versi indoor, tempat ini worth checking out!


The Room 19 – Independent Library

Jl. Dipati Ukur No.66C, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132

Opening Hours: Setiap hari 10.00 WIB – 22.00 WIB